Transpirasi Tiga Spesies Dominan dalam Konservasi Air di Daerah Tangkapan Air (DTA) Wonosadi Kabupaten Gunungkidul
DOI:
https://doi.org/10.52850/borneo.v1i2.8990Abstract
Cuaca ekstrem di Indonesia menyebabkan terjadinya fenomena krisis air di beberapa daerah, salah satunya Gunungkidul. Daerah Tangkapan Air (DTA) Wonosadi Kabupaten Gunungkidul merupakan kawasan DTA yang luas dan mampu menyimpan air. Konservasi DTA perlu dilakukan untuk menjamin ketersediaan air. Keberadaan vegetasi tumbuhan yang ada di DTA memberi pengaruh besar terhadap ketersediaan air dan nutrien di tanah, karena vegetasi memegang peran penting dalam siklus hidrologi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peranan ekofisiologis dalam mengkonservasi air dalam proses transpirasi. Penelitian dilaksanakan selama lima bulan di DTA Wonosadi Kabupaten Gunungkidul dan Laboratorium Ekologi Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Sampel tumbuhan diperoleh melalui analisis vegetasi berdasarkan tiga jenis kerapatan vegetasi (tinggi, sedang, dan rendah). Pengukuran laju transpirasi dilakukan pada tiga spesies dominan di DTA Wonosadi dengan menggunakan kertas Kobalt klorida. Tiga spesies dominan yang diperoleh yaitu yaitu Swietenia macrophylla King., Tectona grandis L., dan Acacia auriculiformis A.Cunn. Ex Benth. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tectona grandis L., merupakan spesies yang paling berpengaruh besar terhadap ketersedian air dengan laju transpirasi 181.00 detik. Tingkat transpirasi tumbuhan juga dipengaruhi oleh faktor abiotik yaitu pH tanah, suhu tanah, suhu udara, kelembapan tanah, kelembapan udara dan intensitas cahaya. Hasil analisis faktor lingkungan menunjukkan bahwa masing-masing kelas kerapatan vegetasi menunjukkan perbedaan hasil di tiap parameter lingkungan. Area kerapatan tinggi memiliki suhu udara dan kelembapan yang tinggi dibanding kelas lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa semakin rapat vegetasi maka semakin tinggi kelembapan di area tersebut.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Umi Novita Fitriah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Authors retain copyright and acknowledge that the Journal of Biotropical Research and Nature Technology is the first publisher, licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges and earlier and greater citation of published work.




